Oxygenator memiliki fungsi sebagai media pertukaran O2 dan CO2 yang mirip dengan kapiler alveolar paru. Prinsip umum dari desain dan operasinya adalah :
1. Transpor gas optimal dengan meminimalkan jarak transpor gas (jarak diffusi) dalam darah, memaksimalkan area efektif untuk difusi gas, meningkatkan waktu transit darah dalam oksigenator.
2. Meminimalkan elemen yang terbentuk dari trauma dengan mengurangi shear stress dan memberi permukaan mulus yang kontak dengan darah.
3. Volume priming harus sedikit mungkin untuk mengurangi efek hemodilusi.
Membran oxygenator menempatkan membran tipis antara darah dan gas. Sehingga ada suatu rongga antara darah dan gas di dalam oksigenator. Macam-macam membran oksigenator :
1. Hollow-fiber membranes. Serat mikroporous dililit bersama untuk meningkatkan pencampuran darah. Mengurangi penurunan tekanan darah sepanjang oksigenator.
2. Microporous sheets. Memiliki permukaan yang lebih luas dan membutuhkan larutan priming lebih banyak namun lebih efektif menangkap dan mengeluarkan udara dari membran oksigenator.
3. Nonporous membrane oxygenators
Karena resistensi relatif dari membran oksigenator yang cukup tinggi terhadap aliran darah, maka darah harus diambil dari reservoir dan dipompa aktif melewati oksigenator oleh pompa roller atau sentrifugal. Waktu penggunaan maksimal membran oksigenator adalah 6 jam.
Pompa roller lainnya digunakan untuk vent jantung, suction darah atau memberi cardioplegia darah. Sistem tambahan lainnya seperti alat-alat keamanan, sumber air pendingin/penghangat untuk penukar panas, blender gas dan pengukur aliran, vaporizer anasthesia dan sensor untuk monitoring parameter darah arteri dan vena.
1. Transpor gas optimal dengan meminimalkan jarak transpor gas (jarak diffusi) dalam darah, memaksimalkan area efektif untuk difusi gas, meningkatkan waktu transit darah dalam oksigenator.
2. Meminimalkan elemen yang terbentuk dari trauma dengan mengurangi shear stress dan memberi permukaan mulus yang kontak dengan darah.
3. Volume priming harus sedikit mungkin untuk mengurangi efek hemodilusi.
Membran oxygenator menempatkan membran tipis antara darah dan gas. Sehingga ada suatu rongga antara darah dan gas di dalam oksigenator. Macam-macam membran oksigenator :
1. Hollow-fiber membranes. Serat mikroporous dililit bersama untuk meningkatkan pencampuran darah. Mengurangi penurunan tekanan darah sepanjang oksigenator.
2. Microporous sheets. Memiliki permukaan yang lebih luas dan membutuhkan larutan priming lebih banyak namun lebih efektif menangkap dan mengeluarkan udara dari membran oksigenator.
3. Nonporous membrane oxygenators
Karena resistensi relatif dari membran oksigenator yang cukup tinggi terhadap aliran darah, maka darah harus diambil dari reservoir dan dipompa aktif melewati oksigenator oleh pompa roller atau sentrifugal. Waktu penggunaan maksimal membran oksigenator adalah 6 jam.
Pompa roller lainnya digunakan untuk vent jantung, suction darah atau memberi cardioplegia darah. Sistem tambahan lainnya seperti alat-alat keamanan, sumber air pendingin/penghangat untuk penukar panas, blender gas dan pengukur aliran, vaporizer anasthesia dan sensor untuk monitoring parameter darah arteri dan vena.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar